Prestasi

Minggu, 16 Maret 2025

KKN Konversi UIN: Pengembangan TBM yang Modern, Ramah Anak, dan Berkelanjutan

Pada tanggal 11 Maret 2025, kelompok KKN (Kuliah Kerja Nyata) Konversi Rumah Baca RM Suryowinoto mengadakan first meeting dengan perangkat Kampung Giwangan. Pertemuan ini berlangsung di Mushalla Darussalam, Giwangan, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Tujuan dari pertemuan ini adalah untuk memperkenalkan kelompok KKN serta menyampaikan program kerja (proker) yang akan dilaksanakan selama kegiatan KKN Konversi.

Kegiatan ini berlangsung dari pukul 20. 00 hingga 22. 00 melibatkan berbagai pihak, antara lain Kelompok KKN Konversi Rumah Baca RM Suryowinoto Giwangan, Irawan Wibisono, M. I. Kom sebagai Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Budi Sulistyo selaku Ketua RW 01 Kampung Giwangan, Fajar Nur Rohmad sebagai Pengelola Rumah Baca RM Suryowinoto, serta para Ketua RT 01, RT 02, RT 03, dan RT 04. Selain itu, muda-mudi RW 01, Takmir Musholla Darussalam, Perwakilan TPA Al-Islam, dan Perwakilan Bank Sampah Giwangan juga turut serta dalam kegiatan ini.

KKN Konversi ini berlokasi di Rumah Baca RM Suryowinoto Giwangan dengan menggaet lembaga-lembaga masyarakat setempat. Tema dari KKN Konversi ini adalah “Pengembangan Pengelolaan TBM yang Modern, Ramah Anak, dan Berkelanjutan.”

Sambutan dari Ketua Kelompok KKN Konversi Rumah Baca RM Suryowinoto, Rozanatu Dzil Izzati,  diawali dengan memohon izin untuk meaksanakan kegiatan di Kampung Giwangan. Ia juga berharap agar semua kegiatan tersebut dapat bermanfaat untuk keberlanjutan Rumah Baca RM Suryowinoto serta lembaga-lembaga kemasyarakatan di sekitarnya. 

“Semoga dengan pelaksanaan KKN Konversi dari UIN ini merupakan awal bagi kami untuk bisa berkontribusi dalam masyarakat khususnya di Kelurahan Giwangan, dan juga kami memohon bimbingan dan arahan dalam melakukan program kerja yang akan kami laksanakan di rentang waktu bulan Maret sampai Mei 2025 ini," ujar Roza dalam sambutan tersebut.

Dosen Pembimbing Lapangan, Irawan Wibisono, kemudian berpesan kepada Kelompok KKN Konversi Rumah Baca RM Suryowinoto untuk dapat berkoordinasi lebih lanjut dengan perangkat desa.

"Mahasiswa KKN itu tak semestinya merasa superior. Seolah punya banyak ilmu dan memberikan banyak hal kepada masyarakat.  Mahasiswa memberi apa yang dimiliki, mereka juga mendapatkan banyak ilmu dari masyarakat. Take and give," ujar Irawan.

Setelah pemaparan program kerja dari KKN Konversi, Fajar Nur Rohmad selaku Pengelola Rumah Baca RM Suryowinoto mempersilakan kelompok KKN dari UIN untuk melaksanakan program kerja yang telah disusun.

“Kami harap dengan adanya temen-temen KKN Konversi dari UIN ini, bisa memberikan kontribusi yang lebih baik lagi kepada masyarakat Kelurahan Giwangan,” ujar Fajar.
 Reporter: Nanda Arinza Salsabila

 

0 komentar:

Posting Komentar